Showing posts with label Knowledge. Show all posts
Showing posts with label Knowledge. Show all posts

Wednesday, 16 November 2016


A. Pengertian

    Manajemen proyek adalah implementasi ilmu pengetahuan keterampilan dan keahlian, serta teknik yang terbaik serta berkualitas yang dijalankan secara bersamaan untuk mencapai target yang telah direncanakan sebelumnya.Dengan dukungan sumber daya sangat diharapkan bahwa semua rangkaian kegiatan ini dapat menghasilkan output yang optimal, termasuk output yang berkaitan dengan kinerja, kualitas, waktu, dan keselamatan kerja.Dalam dunia manejemen proyek, setiap perusahaan harus memiliki sistem pengelolaan yang terkonsep, karena setiap proyek pastinya memiliki keterbatasan sehingga hasil akhir proyek tersebut dapat terselesaikan.

B. Latar Belakang

     Dalam terbentuknya manejemen proyek bidang IT dan pendidikan diperlukan kualitas, keselamatan kerja, kesehatan karyawan, sumber daya maupun resiko.Maka harus dipahami dan dimengerti kembali yaitu Manejemen Proyek Bidang IT dan Pendidikan.

C. Maksud dan Tujuan

    Agar dapat mengerti prinsip prinsip maupun pengertian manejemen proyek bidang IT dan pendidikan.

D. Manejemen Proyek Bidang IT dan Pendidikan

Prinsip umum Manejemen Proyek:

George R.Terry telah merumuskan fungsi-fungsi tsb sebagai POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling).


1.   P => Perencaan (planing)
2.   O => Pengorganisasian (organizing)
3.   A => Penggrakan (actuating)
4.   C => Pengendalian (controlling)


Nah, pembahasan dari fungsi-fungsi Manejemen Proyek Bidang IT dan Pendidikan itu sendiri adalah sebagai berikut:


1. Perencanaan (planing)


    Planning adalah proses yang secara sistematis mempersiapkan kegiatan guna mencapai tujuan dan sasaran tertentu.Pada proses planing perlu diketahui hal-hal sebagai berikut:

-permasalahan yang terkait dengan tujuan dan sumber daya yang tersedia.
- cara mencapai tujuan dan sasaran dengan memperhatikan sumber daya yang tersedia.
- penerjemahan rencan kedalam program-program kegiatan yang kongkrit.
- penetapan jangka waktu yang dapat disediakan guna mencapai tujuan dan sasaran.

    
2. Perorganisasian (organizing)

    Organizing adalah sebagai pengaturan atas suatu kegiatan yang dilakukan leh sekelompok orang, dipimpin oleh pimpinan dalam suatu wadah organisasi.Dalam proses manajemen,organisasi berfugsi untuk:

- menjamin terpeliharanya kordinasi dengan baik
- membantu pimpinanya dalam menggerakan fungsi-fungsi manajemen.
- mempersatukan pemikiran dari satuan organisasi yang lebih kecil berada di dalam kordinasinya.

3. Penggerakan (actuating)

     Actuating diartikan sebagai fungsi manajemen untuk menggerakan orang yang tergabung dalam organisasi agar melakukan kegiatan yang telah ditetapkan dalam planning, pada tahap ini diperlukan kemampuan pimpinan kelompok untuk menggerakkan, mengarahkan dan memberikan motivasi kepada anggota.Berikut bebrapa metode mensukseskan "actuating" yang dikemukakan oleh George R.Terry yaitu:

- Hargalah seseorang apapun tugasnya sehingga ia merasa keberadaanya di dalam kelompok atau organisasi menjadi penting.
- Intruksi yang di keluarkan seorang pimpinan harus dibuat dengan mempertimbangkan adanya perbedaan individual dari pegawainya, hingga dapat dilaksanakan dengan tepat oleh pegawainya.
- perlu ada pedoman kerja yang jelas, singkat, mudah di pahami dan dilaksanakan leh pegawainya.

4. Pengendalian (controlling)

     Controlling diartikan sebagai kegiatan guna menjamin pekerjaan yang telah di laksanakan sesuai dengan rencana.Controlling harus bersifat obyektif dan harus dapat menemukan fakta-fakta tentang pelaksanaan pekerjaan di lapangan dan berbagai faktor yang mempengaruhinnya. RUjukan untu menilainya adalah memperbandingkan antara rencana dan pelaksanaan, untuk memahami kemungkinan terjadinya penyimpangan.


Konsepsi Proyek:

   Kegiatan proyek adalah:suatu paket /rangkaian  kegiatan,yg dilakukan  dalam jangka waktu tertentu,  dengan alokasi sumber daya tertentu,  dan  untuk mencapai sasaran tertentu (yang telah digariskan dengan jelas).

Ciri-Ciri Proyek:

 -Merupakan Suatu paket /rangkaian  kegiatan.
 -Memiliki tujuan khusus (sasaran  & kriteria yg jelas).
 -Jumlah biaya sdh ditentukan (Plafond).
 -Jangka waktu pelaksanaan sdh pasti (terbatas, shg Jadwal kegiatan hrs        ditentukan).
 -Bersifat sementara; umumnya dibatasi oleh selesainya waktu. (titik awal dan akhir ditentukan dengan jelas).
 -Non rutin / tidak berulang-ulang.


Kriteria Proyek

-Menggambarkan realitas situasi pengambilan keputusan
-Kapabel untuk dilaksankan
-Fleksibel dlm menghasilkan produk yg diharapkan
-Mudah dimplementasikan
-Cos effectiveness.

 Contoh Proyek

-Pendidikan Multikulturan di SMA
-Pengemabangan SD/SMPTerpadu (dalam satu atap=satu manajemen)
-Pendidikan Bilingual
-Pendidikan keunggulan lokal




E. Refrensi


-https://gunawanblognet.blogspot.co.id/2015/09/manajemen-proyek-di-bidang-bloit.html
-https://farid1611.blogspot.co.id/2016/06/manajemen-proyek-bidang-it-pendidikan.html

Manejemen Proyek Bidang IT & Pendidikan


A. Pengertian

    Manajemen proyek adalah implementasi ilmu pengetahuan keterampilan dan keahlian, serta teknik yang terbaik serta berkualitas yang dijalankan secara bersamaan untuk mencapai target yang telah direncanakan sebelumnya.Dengan dukungan sumber daya sangat diharapkan bahwa semua rangkaian kegiatan ini dapat menghasilkan output yang optimal, termasuk output yang berkaitan dengan kinerja, kualitas, waktu, dan keselamatan kerja.Dalam dunia manejemen proyek, setiap perusahaan harus memiliki sistem pengelolaan yang terkonsep, karena setiap proyek pastinya memiliki keterbatasan sehingga hasil akhir proyek tersebut dapat terselesaikan.

B. Latar Belakang

     Dalam terbentuknya manejemen proyek bidang IT dan pendidikan diperlukan kualitas, keselamatan kerja, kesehatan karyawan, sumber daya maupun resiko.Maka harus dipahami dan dimengerti kembali yaitu Manejemen Proyek Bidang IT dan Pendidikan.

C. Maksud dan Tujuan

    Agar dapat mengerti prinsip prinsip maupun pengertian manejemen proyek bidang IT dan pendidikan.

D. Manejemen Proyek Bidang IT dan Pendidikan

Prinsip umum Manejemen Proyek:

George R.Terry telah merumuskan fungsi-fungsi tsb sebagai POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling).


1.   P => Perencaan (planing)
2.   O => Pengorganisasian (organizing)
3.   A => Penggrakan (actuating)
4.   C => Pengendalian (controlling)


Nah, pembahasan dari fungsi-fungsi Manejemen Proyek Bidang IT dan Pendidikan itu sendiri adalah sebagai berikut:


1. Perencanaan (planing)


    Planning adalah proses yang secara sistematis mempersiapkan kegiatan guna mencapai tujuan dan sasaran tertentu.Pada proses planing perlu diketahui hal-hal sebagai berikut:

-permasalahan yang terkait dengan tujuan dan sumber daya yang tersedia.
- cara mencapai tujuan dan sasaran dengan memperhatikan sumber daya yang tersedia.
- penerjemahan rencan kedalam program-program kegiatan yang kongkrit.
- penetapan jangka waktu yang dapat disediakan guna mencapai tujuan dan sasaran.

    
2. Perorganisasian (organizing)

    Organizing adalah sebagai pengaturan atas suatu kegiatan yang dilakukan leh sekelompok orang, dipimpin oleh pimpinan dalam suatu wadah organisasi.Dalam proses manajemen,organisasi berfugsi untuk:

- menjamin terpeliharanya kordinasi dengan baik
- membantu pimpinanya dalam menggerakan fungsi-fungsi manajemen.
- mempersatukan pemikiran dari satuan organisasi yang lebih kecil berada di dalam kordinasinya.

3. Penggerakan (actuating)

     Actuating diartikan sebagai fungsi manajemen untuk menggerakan orang yang tergabung dalam organisasi agar melakukan kegiatan yang telah ditetapkan dalam planning, pada tahap ini diperlukan kemampuan pimpinan kelompok untuk menggerakkan, mengarahkan dan memberikan motivasi kepada anggota.Berikut bebrapa metode mensukseskan "actuating" yang dikemukakan oleh George R.Terry yaitu:

- Hargalah seseorang apapun tugasnya sehingga ia merasa keberadaanya di dalam kelompok atau organisasi menjadi penting.
- Intruksi yang di keluarkan seorang pimpinan harus dibuat dengan mempertimbangkan adanya perbedaan individual dari pegawainya, hingga dapat dilaksanakan dengan tepat oleh pegawainya.
- perlu ada pedoman kerja yang jelas, singkat, mudah di pahami dan dilaksanakan leh pegawainya.

4. Pengendalian (controlling)

     Controlling diartikan sebagai kegiatan guna menjamin pekerjaan yang telah di laksanakan sesuai dengan rencana.Controlling harus bersifat obyektif dan harus dapat menemukan fakta-fakta tentang pelaksanaan pekerjaan di lapangan dan berbagai faktor yang mempengaruhinnya. RUjukan untu menilainya adalah memperbandingkan antara rencana dan pelaksanaan, untuk memahami kemungkinan terjadinya penyimpangan.


Konsepsi Proyek:

   Kegiatan proyek adalah:suatu paket /rangkaian  kegiatan,yg dilakukan  dalam jangka waktu tertentu,  dengan alokasi sumber daya tertentu,  dan  untuk mencapai sasaran tertentu (yang telah digariskan dengan jelas).

Ciri-Ciri Proyek:

 -Merupakan Suatu paket /rangkaian  kegiatan.
 -Memiliki tujuan khusus (sasaran  & kriteria yg jelas).
 -Jumlah biaya sdh ditentukan (Plafond).
 -Jangka waktu pelaksanaan sdh pasti (terbatas, shg Jadwal kegiatan hrs        ditentukan).
 -Bersifat sementara; umumnya dibatasi oleh selesainya waktu. (titik awal dan akhir ditentukan dengan jelas).
 -Non rutin / tidak berulang-ulang.


Kriteria Proyek

-Menggambarkan realitas situasi pengambilan keputusan
-Kapabel untuk dilaksankan
-Fleksibel dlm menghasilkan produk yg diharapkan
-Mudah dimplementasikan
-Cos effectiveness.

 Contoh Proyek

-Pendidikan Multikulturan di SMA
-Pengemabangan SD/SMPTerpadu (dalam satu atap=satu manajemen)
-Pendidikan Bilingual
-Pendidikan keunggulan lokal




E. Refrensi


-https://gunawanblognet.blogspot.co.id/2015/09/manajemen-proyek-di-bidang-bloit.html
-https://farid1611.blogspot.co.id/2016/06/manajemen-proyek-bidang-it-pendidikan.html

Tuesday, 25 October 2016

    ownCloud merupakan suatu perusahaan dengan proyeknya yaitu ownCloud projek.Slogan perusahaan ini adalah Your Cloud, Your Data, Your Way, ownCloud merupakan salah satu perangkat lunak berbagi berkas gratis
dan bebas seperti dropbox.

    Karena saat pertama kali menginstall ownCloud kapasitas upload pada ownCloud adalah 8 M, maka kita perlu menambah kapasitas upload pada ownCloud untuk mempermudah berbagi berkas gartis dengan ukuran yang lebih besar lagi. 

Nah, berikut ini adalah cara menambah kapasitas upload pada ownCloud agar lebih mudah saat berbagi berkas gratis dengan ukuran yang lebih besar lagi :

1. Pertama bukalah dan loginlah ke ownCloud yang telah anda install.

2. Nah, kemudian bukalah terminal anda kemudian masuklah sebagai super user.

3. Jika sudah ketikanlah perintah:

nano /etc/php5/apache2/php.ini


4. Ketikanlah perintah berikut untuk mengedit kapasitas upload ownCloud-nya, tekan terlebih dahulu CTRL+W lalu ketikan:

post_max_size





5. Isilah max upload terserah anda, misal saya isikan 2GB



6. Kemudian tekanlah kembali CTRL+W lalu ketikan:

upload_max_filesize


7. Ubah kapasitas upload max menjadi satuan MB



8. Silahkan anda save dengan menekan CTRL+X, kemudian tekan Y, lalu Enter.

9. Restartlah apache anda dengan mengetikan perintah:

/etc/init.d/apache2 restart


10. Jika semua sudah silahkan loginlah ownCloud anda lalu cobalah anda upload file yang berukuran lebih dari 8 MB namun juga tidak lebih dari maximum upload yang telah anda buat.

11. Jika ada kendala atau terjadi troubel silahkan anda untuk cek kembali langkah langkah yang telah anda kerjakan dan pastikan bahwa langkah langkah yang sudah anda kerjakan sudah benar.

Nah, akhirnya selesai juga, demikian artikel saya kali ini, semoga artikel in bermanfaat bagi anda, silahkan berikan komentar atau saranya...

   

Menambah Kapasitas Upload pada ownCloud

    ownCloud merupakan suatu perusahaan dengan proyeknya yaitu ownCloud projek.Slogan perusahaan ini adalah Your Cloud, Your Data, Your Way, ownCloud merupakan salah satu perangkat lunak berbagi berkas gratis
dan bebas seperti dropbox.

    Karena saat pertama kali menginstall ownCloud kapasitas upload pada ownCloud adalah 8 M, maka kita perlu menambah kapasitas upload pada ownCloud untuk mempermudah berbagi berkas gartis dengan ukuran yang lebih besar lagi. 

Nah, berikut ini adalah cara menambah kapasitas upload pada ownCloud agar lebih mudah saat berbagi berkas gratis dengan ukuran yang lebih besar lagi :

1. Pertama bukalah dan loginlah ke ownCloud yang telah anda install.

2. Nah, kemudian bukalah terminal anda kemudian masuklah sebagai super user.

3. Jika sudah ketikanlah perintah:

nano /etc/php5/apache2/php.ini


4. Ketikanlah perintah berikut untuk mengedit kapasitas upload ownCloud-nya, tekan terlebih dahulu CTRL+W lalu ketikan:

post_max_size





5. Isilah max upload terserah anda, misal saya isikan 2GB



6. Kemudian tekanlah kembali CTRL+W lalu ketikan:

upload_max_filesize


7. Ubah kapasitas upload max menjadi satuan MB



8. Silahkan anda save dengan menekan CTRL+X, kemudian tekan Y, lalu Enter.

9. Restartlah apache anda dengan mengetikan perintah:

/etc/init.d/apache2 restart


10. Jika semua sudah silahkan loginlah ownCloud anda lalu cobalah anda upload file yang berukuran lebih dari 8 MB namun juga tidak lebih dari maximum upload yang telah anda buat.

11. Jika ada kendala atau terjadi troubel silahkan anda untuk cek kembali langkah langkah yang telah anda kerjakan dan pastikan bahwa langkah langkah yang sudah anda kerjakan sudah benar.

Nah, akhirnya selesai juga, demikian artikel saya kali ini, semoga artikel in bermanfaat bagi anda, silahkan berikan komentar atau saranya...

   

Thursday, 20 October 2016


      Saat teknologi yang dipakai pada komputer digital sudah berganti secara dramatis sejak komputer pertama pada tahun 1940-an, komputer kebanyakan masih menggunakan arsitektur Von Neumann, yang diusulkan pada awal 1940-an oleh John von Neumann.
Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama: Unit Aritmatika dan Logis (ALU), unit kontrol, memori, dan alat masukan dan hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian ini dihubungkan oleh berkas kawat, "bus"

Komponen Komponen Komputer secara Utuh :

- Processor
- Memory
- Motherboard
- Power Supply
- CD Rom
- Harddisk
- NIC Card
- VGA
- Casing
- Monitor
- Mouse
- Keyboard





Cara Kerja Komputer

    Pada dasarmya cara kerja komputer cukup sederhana.Namun, banyak orang yang justru mengartikan bahwa cara kerja komputer sangatlah rumit. Ini yang menjadikan pola pikir masyarakat modern mulai tergoyahkan. Terlepas dari hal tersebut, komputer bekerja secara otomatis berkat kerjasama antarkomponen, baik itu komponen internal ataupun komponen eksternal komputer.  

    Komputer terbagi atas tiga golongan, yaitu perangkat input, process/pemrosesan, dan perangkat output.Ketiga golongan tersebut selalu terintegerasi untuk melaksanakan perintah yang diberikan oleh brainware (pengguna komputer).

1. Input ( masukan )



    Tahap pemasukan (input) merupakan tahap awal dari proses pengolahan yang terjadi pada sistem komputer. Tahap ini berupa pemasukan data mentah ke dalam sistem komputer melalui input device. Contoh dari peralatan masukan (input device) diantaranya, keyboard, mouse, scanner, dll. Alat-alat inilah yang digunakan untuk memasukan data yang hendak diolah. Seperti hal nya keyboard, difungsikan untuk memasukan huruf, angka, maupun simbol-simbol lainnya ke dalam komputer yang selanjutnya akan diproses.

2. Process ( pemrosesan )

    Data yang telah dimasukan melalui peralatan input tadi akan diproses. Tahap proses ini dilakukan oleh processing device yaitu CPU. Yang mana CPU ini dapat melakukan fungsi perhitungan dan logika untuk perbandingan (ALU) dan juga mengontrol (CU). Pada tahap ini, data yang masih mentah tadi diproses sedemikian rupa sehingga data tersebut siap dicetak menjadi informasi yang lebih bermanfaat.

3. Output ( keluaran )




     Kemudian, data yang tadinya telah dimasukan melalui peralatan input, kemudian diproses oleh CPU akan bisa dicetak apabila sudah siap. Pencetakan ini bisa berupa hardcopy dan juga softcopy. Hard copy berarti menggunakan media fisik seperti kertas ataupun yang lainnya. Softcopy berarti menampilkan gambar visual melalui monitor ataupun projektor. Yang termasuk dalam peralatan output disini adalah, monitor, projector, printer, dll.



4. Storage ( penyimpanan )


    Tahap ini merupakan proses perekaman hasil pengolahan ke alat penyimpan (storage device) dan dapat dipergunakan kembali sebagai input untuk proses selanjutnya. Jadi, data mentah yang telah diproses tadi dapat disimpan pada media penyimpanan (Storage device) agar nantinya bisa digunakan kembali sewaktu-waktu apabila ingin mencetak data tersebut.

    Kesimpulanya, sistem komputer dalam melakukan operasi pengolahan data terdiri dari tiga tahap dasar yaitu pemasukan data (input), pengolahan data ( processing ), dan mengeluarkan hasil (output). Untuk melangkah antara tahap satu ke tahap berikutnya padaperangkat keras yang digunakan (hardware ), harus diperintahkan atau dikendalikan oleh pemakai atau pengguna (brainware), dengan menggunakan operasi atau perintah tertentu berupa perangkat lunak (software ) pada komputer. Tahap pengembangan dari pengolahan data dasar diatas yaitu ditambah dengan perangkat penyimpan data atau informasi (storage devices ), dan dibentuk dengan model siklus pengolahan data (data processing cycle ).

Demikian artikel saya kali ini, semoga bermanfaat bagi anda sekalian, silahkan berikan komentar atau saranya...

Cara Kerja Komputer


      Saat teknologi yang dipakai pada komputer digital sudah berganti secara dramatis sejak komputer pertama pada tahun 1940-an, komputer kebanyakan masih menggunakan arsitektur Von Neumann, yang diusulkan pada awal 1940-an oleh John von Neumann.
Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama: Unit Aritmatika dan Logis (ALU), unit kontrol, memori, dan alat masukan dan hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian ini dihubungkan oleh berkas kawat, "bus"

Komponen Komponen Komputer secara Utuh :

- Processor
- Memory
- Motherboard
- Power Supply
- CD Rom
- Harddisk
- NIC Card
- VGA
- Casing
- Monitor
- Mouse
- Keyboard





Cara Kerja Komputer

    Pada dasarmya cara kerja komputer cukup sederhana.Namun, banyak orang yang justru mengartikan bahwa cara kerja komputer sangatlah rumit. Ini yang menjadikan pola pikir masyarakat modern mulai tergoyahkan. Terlepas dari hal tersebut, komputer bekerja secara otomatis berkat kerjasama antarkomponen, baik itu komponen internal ataupun komponen eksternal komputer.  

    Komputer terbagi atas tiga golongan, yaitu perangkat input, process/pemrosesan, dan perangkat output.Ketiga golongan tersebut selalu terintegerasi untuk melaksanakan perintah yang diberikan oleh brainware (pengguna komputer).

1. Input ( masukan )



    Tahap pemasukan (input) merupakan tahap awal dari proses pengolahan yang terjadi pada sistem komputer. Tahap ini berupa pemasukan data mentah ke dalam sistem komputer melalui input device. Contoh dari peralatan masukan (input device) diantaranya, keyboard, mouse, scanner, dll. Alat-alat inilah yang digunakan untuk memasukan data yang hendak diolah. Seperti hal nya keyboard, difungsikan untuk memasukan huruf, angka, maupun simbol-simbol lainnya ke dalam komputer yang selanjutnya akan diproses.

2. Process ( pemrosesan )

    Data yang telah dimasukan melalui peralatan input tadi akan diproses. Tahap proses ini dilakukan oleh processing device yaitu CPU. Yang mana CPU ini dapat melakukan fungsi perhitungan dan logika untuk perbandingan (ALU) dan juga mengontrol (CU). Pada tahap ini, data yang masih mentah tadi diproses sedemikian rupa sehingga data tersebut siap dicetak menjadi informasi yang lebih bermanfaat.

3. Output ( keluaran )




     Kemudian, data yang tadinya telah dimasukan melalui peralatan input, kemudian diproses oleh CPU akan bisa dicetak apabila sudah siap. Pencetakan ini bisa berupa hardcopy dan juga softcopy. Hard copy berarti menggunakan media fisik seperti kertas ataupun yang lainnya. Softcopy berarti menampilkan gambar visual melalui monitor ataupun projektor. Yang termasuk dalam peralatan output disini adalah, monitor, projector, printer, dll.



4. Storage ( penyimpanan )


    Tahap ini merupakan proses perekaman hasil pengolahan ke alat penyimpan (storage device) dan dapat dipergunakan kembali sebagai input untuk proses selanjutnya. Jadi, data mentah yang telah diproses tadi dapat disimpan pada media penyimpanan (Storage device) agar nantinya bisa digunakan kembali sewaktu-waktu apabila ingin mencetak data tersebut.

    Kesimpulanya, sistem komputer dalam melakukan operasi pengolahan data terdiri dari tiga tahap dasar yaitu pemasukan data (input), pengolahan data ( processing ), dan mengeluarkan hasil (output). Untuk melangkah antara tahap satu ke tahap berikutnya padaperangkat keras yang digunakan (hardware ), harus diperintahkan atau dikendalikan oleh pemakai atau pengguna (brainware), dengan menggunakan operasi atau perintah tertentu berupa perangkat lunak (software ) pada komputer. Tahap pengembangan dari pengolahan data dasar diatas yaitu ditambah dengan perangkat penyimpan data atau informasi (storage devices ), dan dibentuk dengan model siklus pengolahan data (data processing cycle ).

Demikian artikel saya kali ini, semoga bermanfaat bagi anda sekalian, silahkan berikan komentar atau saranya...

Wednesday, 19 October 2016


A. Pengertian Komputer

     Komputer adalah alat yang dipaka untuk mengolah data menurut perintah-perntah yang dirumuskan.Kata komputer semula digunakan untuk menggambarkan orang yang pekerjaanya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmetika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.

     Secara luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada. Adapun komponen komputer adalah meliputi : Layar Monitor, CPU, Keyboard, Mouse dan Printer (sbg pelengkap). Tanpa printer komputer tetap dapat melakukan tugasnya sebagai pengolah data, namun sebatas terlihat dilayar monitor belum dalam bentuk print out (kertas).

     Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang memproses informasi" atau "sistem pengolah informasi."

     Saat ini, komputer sudah semakin canggih. Tetapi, sebelumnya komputer tidak sekecil, secanggih, sekeren dan seringan sekarang. Dalam sejarah komputer, ada 5 generasi dalam sejarah komputer.

B. Sejarah Komputer


> Komputer Generasi Pertama

     Sejarah komputer generasi pertama mulai hadir pada tahun 1946 - 1956, beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya:
  • Menggunakan tabung hampa udara (vacuum tubes) sebagai sirkuitnya.
  • Ukuran fisik komputer besar sehingga memerlukan ruangan yang luas serta memakai daya listrik yang besar.
  • Memiliki media penyimpanan luar berupa magnetik tape atau magnetik drum.
  • Hanya dapat dikendalikan oleh bahasa mesin (machine language) 
Berikut berikut ini adalah contoh komputer generasi pertama :


1. Jenis ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer

ENIAC (Electronik Numerical Integrator and Computer) yang dikembangkan tahun 1946 oleh John W. Mauchly dan J. Presper Eckert dari Universitas Pennsylvania merupakan First General Purpose Electronic Computer.


2. Jenis UNIVAC (Universal Automatic Computer)

UNIVAC (Universal Automatic Computer) sudah menggunakan pita magnetik sebagai media input dan outputnya. Merupakan komputer komersial pertama yang dipakai oleh Biro Sensus Amerika Serikat untuk digunakan dalam menghitung sensus penduduk dan sebagai komputer pertama yang dibuat untuk tujuan aplikasi bisnis.





3. Jenis IBM 701 dan IBM 650

IBM 701 dan IBM650 yang sudah merupakan komputer komersial berukuran besar. Sudah menggunakan magnetik drum untuk media penyimpanan luarnya.


> Komputer Generasi Kedua 

    Sejarah komputer generasi kedua mulai populer pada awal tahun 1960-an. Beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya:


  • Sudah menggunakan transistor untuk sirkuitnya. Transistor dikembangkan di Bell Laboratories tahun 1947.
  • Lebih kecil, cepat, dapat diandalkan, dan hemat energi dibanding generasi komputer pertama.
  • Menggunakan bahasa assembly yang terdiri dari singkatan-singkatan untuk menggantikan kode biner.
Berikut ini merupakan contoh-contoh komputer generasi kedua :






Contoh dari komputer generasi kedua adalah yang dikembangkan saat itu adalah IBM 1401. Sejak tahun 1965, sebagian besar bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi ini untuk mengolah informasi keuangan.


> Komputer Generasi Ketiga

Contoh dari komputer generasi ketiga adalah sebagai berikut :


1. Jenis IBM S/360

Dirancang untuk keperluan bisnis dan teknik.





2. Jenis GE 600 dan GE 235

General Electrik mengeluarkan komputer jenis GE600 dan GE235





3. Jenis NCR Century

National Cash Register mengeluarkan NCR seri Century


> Komputer Generasi Ke Empat

Sejarah komputer genarasi keempat (1971), beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya:


  • Mulai dikembangkan komputer micro yang menggunakan prosesor dengan general purpose microprocessor yang dikembangkan oleh Intel (Intel 8080)
  • Mulai digunakannya LSI (Large Scale Intergartion) yang merupakan pemadatan beribu-ribu IC (Integrated Circuit) dalam sebuah chip. Kemudian dikembangkan menjadi VLSI (Very Large Scale Integration). 
  • Pada generasi ini hampir sebagian besar komputer telah menggunakan sistem operasi dengan konsep GUI (Grapihical User Interface). Seperti sistem operasi Microsoft Windows buatan Microsoft Corporation.

Contoh komputer generasi ke empat adalah sebagai berikut :

1. Jenis Apple II









pple II yang dikembangkan oleh Steven Jobs dan Steve Wozniak. Gambar di atas komputer Apple II karya Steven Job dan Steve Wozniak.




 2. Jenis IBM PC

 IBM PC dengan kompatibelnya yang diproduksi massal oleh berbagai perusahaan sehingga komputer micro memasyarakat hingga saat ini. IBM PC terus berkembang mulai dari IBM PC/XT, IBM PC/AT, IBM PC/386, IBM PC/486 menggunakan microprocessor intel 8088, 80286, 80386, 80486, selanjutnya menjadi seri Intel Pentium. Yang memproduksi microprocessor selain perusahaan Intel, ada juga perusahaan AMD (Advanced Micro Devices).


 > Komputer Generasi Ke Lima

 Sejarah komputer generasi V dikembangkan sejak tahun 1985, beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya:


  • Di Jepang didirikan ICOT (Institute for new Computer Technology) untuk mengembangkan komputer generasi kelima, yaitu menciptakan komputer yang powerfull dan intelligent.
  • Dikembangkannya sistem komputer yang memiliki unsur artificial intelligence yang dapat mengerjakan tugas dengan karakteristik seperti manusia (intelligent, imagination, dan intuition) dengan natural language (bahasa sehari-hari).
      Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi yang semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
 
      Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia.

Refrensi :

- https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_komputer
- http://www.ilmusiana.com/2015/09/sejarah-komputer-dan-perkembangannya.html

Sejarah Komputer dan Perkembanganya


A. Pengertian Komputer

     Komputer adalah alat yang dipaka untuk mengolah data menurut perintah-perntah yang dirumuskan.Kata komputer semula digunakan untuk menggambarkan orang yang pekerjaanya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmetika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.

     Secara luas, Komputer dapat didefinisikan sebagai suatu peralatan elektronik yang terdiri dari beberapa komponen, yang dapat bekerja sama antara komponen satu dengan yang lain untuk menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada. Adapun komponen komputer adalah meliputi : Layar Monitor, CPU, Keyboard, Mouse dan Printer (sbg pelengkap). Tanpa printer komputer tetap dapat melakukan tugasnya sebagai pengolah data, namun sebatas terlihat dilayar monitor belum dalam bentuk print out (kertas).

     Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang memproses informasi" atau "sistem pengolah informasi."

     Saat ini, komputer sudah semakin canggih. Tetapi, sebelumnya komputer tidak sekecil, secanggih, sekeren dan seringan sekarang. Dalam sejarah komputer, ada 5 generasi dalam sejarah komputer.

B. Sejarah Komputer


> Komputer Generasi Pertama

     Sejarah komputer generasi pertama mulai hadir pada tahun 1946 - 1956, beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya:
  • Menggunakan tabung hampa udara (vacuum tubes) sebagai sirkuitnya.
  • Ukuran fisik komputer besar sehingga memerlukan ruangan yang luas serta memakai daya listrik yang besar.
  • Memiliki media penyimpanan luar berupa magnetik tape atau magnetik drum.
  • Hanya dapat dikendalikan oleh bahasa mesin (machine language) 
Berikut berikut ini adalah contoh komputer generasi pertama :


1. Jenis ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer

ENIAC (Electronik Numerical Integrator and Computer) yang dikembangkan tahun 1946 oleh John W. Mauchly dan J. Presper Eckert dari Universitas Pennsylvania merupakan First General Purpose Electronic Computer.


2. Jenis UNIVAC (Universal Automatic Computer)

UNIVAC (Universal Automatic Computer) sudah menggunakan pita magnetik sebagai media input dan outputnya. Merupakan komputer komersial pertama yang dipakai oleh Biro Sensus Amerika Serikat untuk digunakan dalam menghitung sensus penduduk dan sebagai komputer pertama yang dibuat untuk tujuan aplikasi bisnis.





3. Jenis IBM 701 dan IBM 650

IBM 701 dan IBM650 yang sudah merupakan komputer komersial berukuran besar. Sudah menggunakan magnetik drum untuk media penyimpanan luarnya.


> Komputer Generasi Kedua 

    Sejarah komputer generasi kedua mulai populer pada awal tahun 1960-an. Beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya:


  • Sudah menggunakan transistor untuk sirkuitnya. Transistor dikembangkan di Bell Laboratories tahun 1947.
  • Lebih kecil, cepat, dapat diandalkan, dan hemat energi dibanding generasi komputer pertama.
  • Menggunakan bahasa assembly yang terdiri dari singkatan-singkatan untuk menggantikan kode biner.
Berikut ini merupakan contoh-contoh komputer generasi kedua :






Contoh dari komputer generasi kedua adalah yang dikembangkan saat itu adalah IBM 1401. Sejak tahun 1965, sebagian besar bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi ini untuk mengolah informasi keuangan.


> Komputer Generasi Ketiga

Contoh dari komputer generasi ketiga adalah sebagai berikut :


1. Jenis IBM S/360

Dirancang untuk keperluan bisnis dan teknik.





2. Jenis GE 600 dan GE 235

General Electrik mengeluarkan komputer jenis GE600 dan GE235





3. Jenis NCR Century

National Cash Register mengeluarkan NCR seri Century


> Komputer Generasi Ke Empat

Sejarah komputer genarasi keempat (1971), beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya:


  • Mulai dikembangkan komputer micro yang menggunakan prosesor dengan general purpose microprocessor yang dikembangkan oleh Intel (Intel 8080)
  • Mulai digunakannya LSI (Large Scale Intergartion) yang merupakan pemadatan beribu-ribu IC (Integrated Circuit) dalam sebuah chip. Kemudian dikembangkan menjadi VLSI (Very Large Scale Integration). 
  • Pada generasi ini hampir sebagian besar komputer telah menggunakan sistem operasi dengan konsep GUI (Grapihical User Interface). Seperti sistem operasi Microsoft Windows buatan Microsoft Corporation.

Contoh komputer generasi ke empat adalah sebagai berikut :

1. Jenis Apple II









pple II yang dikembangkan oleh Steven Jobs dan Steve Wozniak. Gambar di atas komputer Apple II karya Steven Job dan Steve Wozniak.




 2. Jenis IBM PC

 IBM PC dengan kompatibelnya yang diproduksi massal oleh berbagai perusahaan sehingga komputer micro memasyarakat hingga saat ini. IBM PC terus berkembang mulai dari IBM PC/XT, IBM PC/AT, IBM PC/386, IBM PC/486 menggunakan microprocessor intel 8088, 80286, 80386, 80486, selanjutnya menjadi seri Intel Pentium. Yang memproduksi microprocessor selain perusahaan Intel, ada juga perusahaan AMD (Advanced Micro Devices).


 > Komputer Generasi Ke Lima

 Sejarah komputer generasi V dikembangkan sejak tahun 1985, beberapa ciri utama dari generasi ini di antaranya:


  • Di Jepang didirikan ICOT (Institute for new Computer Technology) untuk mengembangkan komputer generasi kelima, yaitu menciptakan komputer yang powerfull dan intelligent.
  • Dikembangkannya sistem komputer yang memiliki unsur artificial intelligence yang dapat mengerjakan tugas dengan karakteristik seperti manusia (intelligent, imagination, dan intuition) dengan natural language (bahasa sehari-hari).
      Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi yang semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.
 
      Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia.

Refrensi :

- https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_komputer
- http://www.ilmusiana.com/2015/09/sejarah-komputer-dan-perkembangannya.html

Saturday, 15 October 2016


    Sinyal adalah suatu besaran fisis yang berubah terhadap waktu, ruang ataupun dapat berubah terhadap variabel bebas lainya, yang dimaksud dengan variabel bebas disini adalah sinyal dapat

Sinyal Analog




      Sinyal analog adalah istilah yang digunakan dalam ilmu teknik (terutama teknik elektro, teknik informasi, dan teknik kendali), yaitu suatu besaran yang berubah dalam waktu atau dan dalam ruang, dan yang mempunyai semua nilai untuk untuk setiap nilai waktu (dan atau setiap nilai ruang). Digunakan juga istilah isyarat kontiyu, untuk menggambarkan bahwa besaran itu mempunyai nilai yang kontinyu (tak terputus).

       Contoh isyarat analog adalah isyarat listrik yang dihasilkan oleh peralatan elektrik non-digital: isyarat suara pada radio konvensional, isyarat gambar (foto) pada kamera konvensional, isyarat video pada televisi konvensional.
       
        Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat mencapamencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya terbentuk gelombang sinus memiliki tuga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
     
     - Amplitudo merupakan ukuran tingi rendahnya tegangan dari sinyal analog 
     - Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam bentuk detik
     - Phase adalah besar sudut dari sinya analog pada saat tertentu

Sinyal Digital



      Sinyal digital merupakan hasil teknologi yang dapat mengubah signal menjadi kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 (juga dengan biner), sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, proses informasinya pun mudah, cepat dan akurat, tetapi transmisi dengan isyarat digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya isyarat ini juga dikenal dengan isyarat diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada isyarat digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah.
       System digital merupakan bentuk sampling dari sytem analog. digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa). besarnya nilai suatu system digital dibatasi oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth). jumlah bit juga sangat memengaruhi nilai akurasi system digital.
Contoh kasus. ada system digital dengan lebar 1 byte (8 bit). maka nilai-nilai yang dapat dikenali oleh system adalah bilangan bulat dari 0 - 255 (256 nilai : 2 pangkat 8).
       Kita bandingkan dengan system analog -- di antara angka 0 s/d 255 --... system analaog dapat menghasilkan nilai sebanyak tidak terhingga (0..0,0002... dst).
       Namun dengan semakin lebarnya bandwith digital (bisa hampir 3 GByte) dijaman sekarang ini membuat semakin tipisnya perbedaan antara digital dan analog system.Signal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog yaitu :

      - Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
      - Penggunaan yang berulang – ulang terhadap informasi tidak memengaruhi kualitas dan kuantitas informsi itu sendiri.
      - Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
      - Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.

      Kelebihan informasi digital adalah kompresi dan kemudahan utnuk ditranfer ke media elektronik lain. Kelebihan ini dimanfaatkan secara optimal oleh teknologi internet, misalnya dengan menaruhnya ke suatu website atau umumnya disebut dengan meng – upload. Cara seperti ini disebut online di dunia cyber.


Refrensi:

- https://id.wikipedia.org/wiki/Sinyal_Digital
- https://id.wikipedia.org/wiki/Isyarat_analog
 

Perbedaan Sinyal Analog dan Digital


    Sinyal adalah suatu besaran fisis yang berubah terhadap waktu, ruang ataupun dapat berubah terhadap variabel bebas lainya, yang dimaksud dengan variabel bebas disini adalah sinyal dapat

Sinyal Analog




      Sinyal analog adalah istilah yang digunakan dalam ilmu teknik (terutama teknik elektro, teknik informasi, dan teknik kendali), yaitu suatu besaran yang berubah dalam waktu atau dan dalam ruang, dan yang mempunyai semua nilai untuk untuk setiap nilai waktu (dan atau setiap nilai ruang). Digunakan juga istilah isyarat kontiyu, untuk menggambarkan bahwa besaran itu mempunyai nilai yang kontinyu (tak terputus).

       Contoh isyarat analog adalah isyarat listrik yang dihasilkan oleh peralatan elektrik non-digital: isyarat suara pada radio konvensional, isyarat gambar (foto) pada kamera konvensional, isyarat video pada televisi konvensional.
       
        Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat mencapamencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya terbentuk gelombang sinus memiliki tuga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
     
     - Amplitudo merupakan ukuran tingi rendahnya tegangan dari sinyal analog 
     - Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam bentuk detik
     - Phase adalah besar sudut dari sinya analog pada saat tertentu

Sinyal Digital



      Sinyal digital merupakan hasil teknologi yang dapat mengubah signal menjadi kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 (juga dengan biner), sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, proses informasinya pun mudah, cepat dan akurat, tetapi transmisi dengan isyarat digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya isyarat ini juga dikenal dengan isyarat diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada isyarat digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah.
       System digital merupakan bentuk sampling dari sytem analog. digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa). besarnya nilai suatu system digital dibatasi oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth). jumlah bit juga sangat memengaruhi nilai akurasi system digital.
Contoh kasus. ada system digital dengan lebar 1 byte (8 bit). maka nilai-nilai yang dapat dikenali oleh system adalah bilangan bulat dari 0 - 255 (256 nilai : 2 pangkat 8).
       Kita bandingkan dengan system analog -- di antara angka 0 s/d 255 --... system analaog dapat menghasilkan nilai sebanyak tidak terhingga (0..0,0002... dst).
       Namun dengan semakin lebarnya bandwith digital (bisa hampir 3 GByte) dijaman sekarang ini membuat semakin tipisnya perbedaan antara digital dan analog system.Signal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog yaitu :

      - Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
      - Penggunaan yang berulang – ulang terhadap informasi tidak memengaruhi kualitas dan kuantitas informsi itu sendiri.
      - Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
      - Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.

      Kelebihan informasi digital adalah kompresi dan kemudahan utnuk ditranfer ke media elektronik lain. Kelebihan ini dimanfaatkan secara optimal oleh teknologi internet, misalnya dengan menaruhnya ke suatu website atau umumnya disebut dengan meng – upload. Cara seperti ini disebut online di dunia cyber.


Refrensi:

- https://id.wikipedia.org/wiki/Sinyal_Digital
- https://id.wikipedia.org/wiki/Isyarat_analog
 

Wednesday, 5 October 2016




A. Pengertian

        Subnetting merupakan teknik pemecah network menjadi beberapa sub network yang lebih kecil.Subnetting hanya dapat dilakukan di IP Address kelas A, IP Address kelas B, dan IP Address kelas C. Dengan melakukan subnetting akan tercipta beberapa network tambahan , tetapi akan mengurangi maximum jumlah host yang ada dalam network tersebut.

B. Latar Belakang

        Saya ingin mempelajari lebih dalam lagi tentang pentingnya subnetting

C. Maksud dan Tujuan

    - Untuk mengatasi permasalahan perbedaan hardware dengan topologi fisik jaringan.
    - Membagi satu kelas network atas sejumlah sub network dengan arti membagi suatu kelas jaringan menjadi bagian bagian yang lebih kecil.
    - Untuk meng efesienkan alokasi IP Address dalam sebuah jaringan supaya bisa memaksimalkan IP Address.
    - Meningkatkan scurity dan mengurangi terjadinya kongseti akibat terlalu banyak host dalam suatu network.

D. Alat dan Bahan

Untuk melakukan subnetting kita perlu untuk melakukan beberapa proses antara lain :

    -Menentukan jumlah subnet yang dihasilkan oleh subnet mask.
    -Menentukan jumlah host per subnet.
    -Menentukan jumlah host yang valid.
    -Menentukan alamat boardcast tiap-tiap subnet.
    -Menentukan host-host yang valid tiap ttiap subnet.

 E. Subnetting

         Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0).

         Konsep tersebut disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:

Sekarang kita masuk ke contoh pembahasan :
  • Sebelum ke Subnetting kita harus mengetahui terlebih dahulu IP Address,
    IP Address adalah Suatu bilangan yang terdiri dari 32bit yang terbagi menjadi 4 segmen (bagian) yang masing-masing segmen jumlahnya 8bit
    Bilangan IP Address dimulai dari 0-254
  • Di dalam IP Address terdapat 2 jenis bilangan, yaitu bilangan binner dan desimal
    • Bilangan biner yaitu bilangan yang terdiri dari 0 dan 1
    • Bilangan desimal yaitu bilangan yang terdiri dari 0-9 (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9)
  • IP Address terdiri dari Network ID dan Host ID
    Network ID = Alamat jaringan komputer(menurut saya seperti halnya Alamat Rumah)
    Host ID          = Alamat Host jaringan komputer(menurut saya seperti halnya No. rumah)
  • Karakteristik Kelas
    • kelas A = bit pertama dimulai dari angka 0-127
      Kelas A = terdiri dari 8bit untuk Network ID dan 24 untuk Host ID
    • Kelas B = bit pertama dimulai dari angka 128-191
      Kelas B = terdiri dari  16bit untuk Network ID dan 16bit untuk Host ID
    • Kelas C = bit pertama dimulai dari angka 192-223
      Kelas C = terdiri dari 8bit untuk Network ID dan 24bit untuk Host ID
  • Subnetting adalah Suatu cara untuk memperbanyak network dari suatu network ID yang telah kita miliki, misalkan kita mempunya 1 network ID, network ID tersebut dapat kita pecah menggunakan cara menghitung subnetting.
  • Perhitungan Subnetting di kelompokan menjadi beberapa kelas, yang saya tahu ada 3 kelas, yaitu kelas A, Kelas B, dan Kelas C
  • Subnet mask yang digunakan untuk subnetting
    255.128.0.0 / 9
    255.192.0.0 / 10
    255.224.0.0 / 11
    255.240.0.0 / 12
    255.248.0.0 / 13
    255.252.0.0 / 14
    255.254.0.0 / 15
    255.255.0.0 / 16
    255.255.128.0 / 17
    255.255.192.0 / 18
    255.255.224.0 / 19
    255.255.240.0 / 20
    255.255.248.0 / 21
    255.255.252.0 / 22
    255.255.254.0 / 23
    255.255.255.0 / 24
    255.255.255.128 / 25
    255.255.255.192 / 26
    255.255.255.224 / 27
    255.255.255.240 / 28
    255.255.255.248 / 29
    255.255.255.252 / 30
  • Rumus Umum Menghitung Subnetting :
    • Jumlah Subnet                              = 2 pangkat 32 - /
    • Jumlah Host Per Subnet               = (2 pangkat 32 - /) - 2
     
  • Contoh Perhitungan Subnetting Kelas C
    kita memiliki IP 192.168.1.2/24
    Tentukan
    :
    a. Network ID
    b. Jumlah Host Persubnet
    c. Broadcast
    d. Subnet mask

    Jawab :Diketahui : 192.168.1.2/24
    a. Network ID
        Sebelum mencari Network ID-nya kita harus mengetahui Jumlah Subnetnya terlebih dahulu
    - Jumlah Subnet = 2 pangkat 32 - 24
                                  2 pangkat 8 = 256
     Subnet dari 192.168.1.2/24 itu dimulai dari 192.168.1.0 - 192.168.1.255
    (karena IP tidak mencapai 256)
    Network ID = 192.168.1.0
    b. Jumlah Host Per subnet = (2 pangkat 32 - 24) -2
                                                = (2 pangkat 8) -2
                                                = 256 -  2
                                                = 254
    c. Broadcast = adalah IP terakhir dari suatu network
        jadi broadcastnya 192.168.1.255
    d. Subnet mask = /24 yaitu 255.255.255.0 (dapat dihitung memakai konvensi bilangan desimal ke binner)

Refrensi :
http://tataufiku.blogspot.co.id/2015/06/subnetting.html 
 
 
                                                                                                                                 

Mengenal Subnetting




A. Pengertian

        Subnetting merupakan teknik pemecah network menjadi beberapa sub network yang lebih kecil.Subnetting hanya dapat dilakukan di IP Address kelas A, IP Address kelas B, dan IP Address kelas C. Dengan melakukan subnetting akan tercipta beberapa network tambahan , tetapi akan mengurangi maximum jumlah host yang ada dalam network tersebut.

B. Latar Belakang

        Saya ingin mempelajari lebih dalam lagi tentang pentingnya subnetting

C. Maksud dan Tujuan

    - Untuk mengatasi permasalahan perbedaan hardware dengan topologi fisik jaringan.
    - Membagi satu kelas network atas sejumlah sub network dengan arti membagi suatu kelas jaringan menjadi bagian bagian yang lebih kecil.
    - Untuk meng efesienkan alokasi IP Address dalam sebuah jaringan supaya bisa memaksimalkan IP Address.
    - Meningkatkan scurity dan mengurangi terjadinya kongseti akibat terlalu banyak host dalam suatu network.

D. Alat dan Bahan

Untuk melakukan subnetting kita perlu untuk melakukan beberapa proses antara lain :

    -Menentukan jumlah subnet yang dihasilkan oleh subnet mask.
    -Menentukan jumlah host per subnet.
    -Menentukan jumlah host yang valid.
    -Menentukan alamat boardcast tiap-tiap subnet.
    -Menentukan host-host yang valid tiap ttiap subnet.

 E. Subnetting

         Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0).

         Konsep tersebut disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:

Sekarang kita masuk ke contoh pembahasan :
  • Sebelum ke Subnetting kita harus mengetahui terlebih dahulu IP Address,
    IP Address adalah Suatu bilangan yang terdiri dari 32bit yang terbagi menjadi 4 segmen (bagian) yang masing-masing segmen jumlahnya 8bit
    Bilangan IP Address dimulai dari 0-254
  • Di dalam IP Address terdapat 2 jenis bilangan, yaitu bilangan binner dan desimal
    • Bilangan biner yaitu bilangan yang terdiri dari 0 dan 1
    • Bilangan desimal yaitu bilangan yang terdiri dari 0-9 (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9)
  • IP Address terdiri dari Network ID dan Host ID
    Network ID = Alamat jaringan komputer(menurut saya seperti halnya Alamat Rumah)
    Host ID          = Alamat Host jaringan komputer(menurut saya seperti halnya No. rumah)
  • Karakteristik Kelas
    • kelas A = bit pertama dimulai dari angka 0-127
      Kelas A = terdiri dari 8bit untuk Network ID dan 24 untuk Host ID
    • Kelas B = bit pertama dimulai dari angka 128-191
      Kelas B = terdiri dari  16bit untuk Network ID dan 16bit untuk Host ID
    • Kelas C = bit pertama dimulai dari angka 192-223
      Kelas C = terdiri dari 8bit untuk Network ID dan 24bit untuk Host ID
  • Subnetting adalah Suatu cara untuk memperbanyak network dari suatu network ID yang telah kita miliki, misalkan kita mempunya 1 network ID, network ID tersebut dapat kita pecah menggunakan cara menghitung subnetting.
  • Perhitungan Subnetting di kelompokan menjadi beberapa kelas, yang saya tahu ada 3 kelas, yaitu kelas A, Kelas B, dan Kelas C
  • Subnet mask yang digunakan untuk subnetting
    255.128.0.0 / 9
    255.192.0.0 / 10
    255.224.0.0 / 11
    255.240.0.0 / 12
    255.248.0.0 / 13
    255.252.0.0 / 14
    255.254.0.0 / 15
    255.255.0.0 / 16
    255.255.128.0 / 17
    255.255.192.0 / 18
    255.255.224.0 / 19
    255.255.240.0 / 20
    255.255.248.0 / 21
    255.255.252.0 / 22
    255.255.254.0 / 23
    255.255.255.0 / 24
    255.255.255.128 / 25
    255.255.255.192 / 26
    255.255.255.224 / 27
    255.255.255.240 / 28
    255.255.255.248 / 29
    255.255.255.252 / 30
  • Rumus Umum Menghitung Subnetting :
    • Jumlah Subnet                              = 2 pangkat 32 - /
    • Jumlah Host Per Subnet               = (2 pangkat 32 - /) - 2
     
  • Contoh Perhitungan Subnetting Kelas C
    kita memiliki IP 192.168.1.2/24
    Tentukan
    :
    a. Network ID
    b. Jumlah Host Persubnet
    c. Broadcast
    d. Subnet mask

    Jawab :Diketahui : 192.168.1.2/24
    a. Network ID
        Sebelum mencari Network ID-nya kita harus mengetahui Jumlah Subnetnya terlebih dahulu
    - Jumlah Subnet = 2 pangkat 32 - 24
                                  2 pangkat 8 = 256
     Subnet dari 192.168.1.2/24 itu dimulai dari 192.168.1.0 - 192.168.1.255
    (karena IP tidak mencapai 256)
    Network ID = 192.168.1.0
    b. Jumlah Host Per subnet = (2 pangkat 32 - 24) -2
                                                = (2 pangkat 8) -2
                                                = 256 -  2
                                                = 254
    c. Broadcast = adalah IP terakhir dari suatu network
        jadi broadcastnya 192.168.1.255
    d. Subnet mask = /24 yaitu 255.255.255.0 (dapat dihitung memakai konvensi bilangan desimal ke binner)

Refrensi :
http://tataufiku.blogspot.co.id/2015/06/subnetting.html