Showing posts with label MikroTik. Show all posts
Showing posts with label MikroTik. Show all posts

Wednesday, 7 December 2016

A. Pengertian

    Wireless Point to Point adalah koneksi komunikasi nirkabel antara dua titik, dimana satu host (access point) terhubung dengan hanya satu client (station).Penerapan Wireless Point to Point pada MikroTik membutuhkan lisensi minimal lisensi level 3 dengan mode bridge-station.Wireless Point to Point pada MikroTik juga dapat dilakukan dengan metode routing maupun bridging.

B. Maksud dan Tujuan

   Menjelaskan pengertian koneksi nirkabel yaitu Wireless Point to Point pada MikroTik dengan masing-masing mode routing dan bridging.

C. Metode Routing

    Metode Routing dilakukan dengan cara memberikan IP Address pada interfaces Wlan dan Ether dengan segmen jaringan yang berbed, sehingga untuk menghubungkan dua sagmen berbeda tersebut dapat dilakukan routing baik itu secara static ataupun secara dynamic.Contoh routing dapat dilihat seperti topologi dibawah ini.




    Nah, untuk kelebihan dari metode routing ini adalah tidak adanya broadcast traffic atau flood yang dapat mengurangi performa dari jaringan wireless.Kelemahanya untuk membuat Wireless Point to Point ini memerlukan konfigurasi yang lebih rumit dan memakai IP Address yang banyak.

D. Metode Bridging

    Metode Bridging dilakukan dengan melakukan bridge (penjembatanan) pada interface Wlan dan Ether sehingga bisa diberikan IP Address atau tanpa IP Address agar menjadi transparant.Untuk Metode Bridging dapat dilihat seperti topologi berikut.




    Kelebihan dari menggunakan Wireless Point to Point mode Bridging itu sendiri yaitu dari penggunaan IP Address yang lebih sedikit dibanding mode Routing.Untuk kelemahan dari metode Bridging ini adalah akan terjadi broadcast traffic atau flood dari tiap client yang berakibat pada penurunan performa jaringan wireless sehingga metode ini dianggap tidak cocok ketika dipakai pada jaringan yang bersekala besar.

E. Kesimpulan

    Dari kedua metode tersebut baik Routing maupun Bridging sama-sama memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Jika anda ingin membangun jaringan Wireless Point-to-point yang transparan bisa menggunakan teknik bridging. Sedangkan jika ingin membangun jaringan Wireless Point-to-Point skala besar dengan client dan station yang banyak bisa menggunakan teknik routing.Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.Terima Kasih.

F. Refrensi

- https://mikrotikindo.blogspot.co.id/2013/07/routing-vs-bridging-pada-wireless-point.html
-http://informasiapaaja.blogspot.co.id/2014/02/pengertian-point-to-point-point-to.html

Pengertian Routing dan Bridging di Wireless Point to Point pada MikroTik

A. Pengertian

    Wireless Point to Point adalah koneksi komunikasi nirkabel antara dua titik, dimana satu host (access point) terhubung dengan hanya satu client (station).Penerapan Wireless Point to Point pada MikroTik membutuhkan lisensi minimal lisensi level 3 dengan mode bridge-station.Wireless Point to Point pada MikroTik juga dapat dilakukan dengan metode routing maupun bridging.

B. Maksud dan Tujuan

   Menjelaskan pengertian koneksi nirkabel yaitu Wireless Point to Point pada MikroTik dengan masing-masing mode routing dan bridging.

C. Metode Routing

    Metode Routing dilakukan dengan cara memberikan IP Address pada interfaces Wlan dan Ether dengan segmen jaringan yang berbed, sehingga untuk menghubungkan dua sagmen berbeda tersebut dapat dilakukan routing baik itu secara static ataupun secara dynamic.Contoh routing dapat dilihat seperti topologi dibawah ini.




    Nah, untuk kelebihan dari metode routing ini adalah tidak adanya broadcast traffic atau flood yang dapat mengurangi performa dari jaringan wireless.Kelemahanya untuk membuat Wireless Point to Point ini memerlukan konfigurasi yang lebih rumit dan memakai IP Address yang banyak.

D. Metode Bridging

    Metode Bridging dilakukan dengan melakukan bridge (penjembatanan) pada interface Wlan dan Ether sehingga bisa diberikan IP Address atau tanpa IP Address agar menjadi transparant.Untuk Metode Bridging dapat dilihat seperti topologi berikut.




    Kelebihan dari menggunakan Wireless Point to Point mode Bridging itu sendiri yaitu dari penggunaan IP Address yang lebih sedikit dibanding mode Routing.Untuk kelemahan dari metode Bridging ini adalah akan terjadi broadcast traffic atau flood dari tiap client yang berakibat pada penurunan performa jaringan wireless sehingga metode ini dianggap tidak cocok ketika dipakai pada jaringan yang bersekala besar.

E. Kesimpulan

    Dari kedua metode tersebut baik Routing maupun Bridging sama-sama memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Jika anda ingin membangun jaringan Wireless Point-to-point yang transparan bisa menggunakan teknik bridging. Sedangkan jika ingin membangun jaringan Wireless Point-to-Point skala besar dengan client dan station yang banyak bisa menggunakan teknik routing.Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.Terima Kasih.

F. Refrensi

- https://mikrotikindo.blogspot.co.id/2013/07/routing-vs-bridging-pada-wireless-point.html
-http://informasiapaaja.blogspot.co.id/2014/02/pengertian-point-to-point-point-to.html

Monday, 5 December 2016


A. Pengertian

    Wireless Point to Point adalah koneksi komunikasi nirkabel antara dua titik, dimana satu host (access point) terhubung dengan hanya satu client (station).Penerapan Wireless Point to Point pada MikroTik membutuhkan lisensi minimal lisensi level 3 dengan mode bridge-station.Wireless Point to Point pada MikroTik juga dapat dilakukan dengan metode routing maupun bridging.

B. Latar Belakang

    Metode Routing dilakukan dengan cara memberikan IP Address pada interfaces Wlan dan Ether dengan segmen jaringan yang berbeda, sehingga untuk menghubungkan dua sagmen berbeda tersebut dapat dilakukan routing baik itu secara static ataupun secara dynamic.

C. Maksud dan Tujuan

   Mengkonfigurasikan koneksi komunikasi antara dua titik dengan mode wireless (nirkabel) untuk menghubungkan dua segmen yang berbeda dengan routing static.

D. Alat dan Bahan

- 2 buah MikroTik RB941-2ND
- Kabel UTP
- Laptop untuk Client
- Laptop untuk Mengkonfigurasikan.

E. Jangka Waktu Pelaksanaan

Sekitar 1 jam an.

F. Tahap Pelaksanaan




1. Nah, kali ini saya akan mengkofigurasikan Routing Static dengan mode wireless, untuk lebih lengkapnya bisa anda lihat seperti topologi diatas.

2. Pertama, loginlah ke MikroTik anda melalui winbox, jika sudah masuklah ke menu Interfaces, lalu berilah nama Port yang mengarah ke Client dan juga beri nama wlan yang digunakan untuk wirelessnya.

Router A

Router B

3. Selanjutnya konfigurasikan wlan untuk menyambungkan kedua MikroTik nya.

Router A

interface wireless enable wlan1
interface wireless set mode=ap-bridge
interface wireless set band=2ghz-b/g
interface wireless set ssid=Tes Routing






Router B

Untuk konfigurasi wlan pada Mikrotik router b nya, pertama scan terlebih dahulu, klik menu scan.Klik wlan yang telah kita buat tadi yaitu Tes Routing, kemudian klik Connect


Jika sudah klik apply, OK


4. Kemudian jika proses konfigurasi wlan1 sudah selesai selanjutnya kita beri IP address di masing-masing MikroTik nya, untuk menambahkanya klik menu IP pada winbox lalu pilih Addresses.

Router A

ip address add address=192.168.1.1/24 interface=ether2
ip address add address=192.168.2.1/24 interface=wlan1


Router B

ip address add address=192.168.3.1/24 interface=ether2
ip address add address=192.168.2.2/24 interface=wlan1




5. Nah supaya PC Client yang berada di Router A dan Router B bisa saling berhubungan maka perlu ditambahkan Routing Static pada masing-masing Router.

Router A

ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.2
ip route add dst-address=192.168.3.1/24 gateway=192.168.2.2








Selanjutnya kita konfigurasikan Router B nya.

ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.1
ip route add dst-address=192.168.1.1/24 gateway=192.168.2.1



6. Nah, selanjutnya kita uji Routing Static mode wireless yang kita buat, aturlah terlebih dahulu IP pada PC Client, hal ini dilakukan karena kali ini kita membuat Routing Static yang tidak memberikan IP otomatis seperti DHCP.Kita atur misal Client untuk Router A 192.168.1.2 dan Client untuk Router B 192.168.3.2.

    Jika Client sudah anda beri IP secara static, selanjutnya silahkan anda bukalah terminal pada PC Client anda lalu coba ping untuk mengetes apakah kedua Client dari Router yang berbeda dapat saling berkomunikasi.

Client Router A

Kita ping gateway dan IP Client Router B nya.


Client Router B

Sama seperti diatas, kita ping terlebih dahulu gateway, kemudian ping IP Client Router A.









G. Kesimpulan

    Nah, sekarang kita bisa menghubungkan dua segmen yang berbeda dengan mode nirkabel sehingga Client bisa saling berkomunikasi, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

H. Refrensi

- https://mikrotikindo.blogspot.co.id/2013/05/contoh-seting-routing-statik-pada.html

Konfigurasi Routing Static mode Wireless (Nirkabel) pada MikroTik


A. Pengertian

    Wireless Point to Point adalah koneksi komunikasi nirkabel antara dua titik, dimana satu host (access point) terhubung dengan hanya satu client (station).Penerapan Wireless Point to Point pada MikroTik membutuhkan lisensi minimal lisensi level 3 dengan mode bridge-station.Wireless Point to Point pada MikroTik juga dapat dilakukan dengan metode routing maupun bridging.

B. Latar Belakang

    Metode Routing dilakukan dengan cara memberikan IP Address pada interfaces Wlan dan Ether dengan segmen jaringan yang berbeda, sehingga untuk menghubungkan dua sagmen berbeda tersebut dapat dilakukan routing baik itu secara static ataupun secara dynamic.

C. Maksud dan Tujuan

   Mengkonfigurasikan koneksi komunikasi antara dua titik dengan mode wireless (nirkabel) untuk menghubungkan dua segmen yang berbeda dengan routing static.

D. Alat dan Bahan

- 2 buah MikroTik RB941-2ND
- Kabel UTP
- Laptop untuk Client
- Laptop untuk Mengkonfigurasikan.

E. Jangka Waktu Pelaksanaan

Sekitar 1 jam an.

F. Tahap Pelaksanaan




1. Nah, kali ini saya akan mengkofigurasikan Routing Static dengan mode wireless, untuk lebih lengkapnya bisa anda lihat seperti topologi diatas.

2. Pertama, loginlah ke MikroTik anda melalui winbox, jika sudah masuklah ke menu Interfaces, lalu berilah nama Port yang mengarah ke Client dan juga beri nama wlan yang digunakan untuk wirelessnya.

Router A

Router B

3. Selanjutnya konfigurasikan wlan untuk menyambungkan kedua MikroTik nya.

Router A

interface wireless enable wlan1
interface wireless set mode=ap-bridge
interface wireless set band=2ghz-b/g
interface wireless set ssid=Tes Routing






Router B

Untuk konfigurasi wlan pada Mikrotik router b nya, pertama scan terlebih dahulu, klik menu scan.Klik wlan yang telah kita buat tadi yaitu Tes Routing, kemudian klik Connect


Jika sudah klik apply, OK


4. Kemudian jika proses konfigurasi wlan1 sudah selesai selanjutnya kita beri IP address di masing-masing MikroTik nya, untuk menambahkanya klik menu IP pada winbox lalu pilih Addresses.

Router A

ip address add address=192.168.1.1/24 interface=ether2
ip address add address=192.168.2.1/24 interface=wlan1


Router B

ip address add address=192.168.3.1/24 interface=ether2
ip address add address=192.168.2.2/24 interface=wlan1




5. Nah supaya PC Client yang berada di Router A dan Router B bisa saling berhubungan maka perlu ditambahkan Routing Static pada masing-masing Router.

Router A

ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.2
ip route add dst-address=192.168.3.1/24 gateway=192.168.2.2








Selanjutnya kita konfigurasikan Router B nya.

ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.1
ip route add dst-address=192.168.1.1/24 gateway=192.168.2.1



6. Nah, selanjutnya kita uji Routing Static mode wireless yang kita buat, aturlah terlebih dahulu IP pada PC Client, hal ini dilakukan karena kali ini kita membuat Routing Static yang tidak memberikan IP otomatis seperti DHCP.Kita atur misal Client untuk Router A 192.168.1.2 dan Client untuk Router B 192.168.3.2.

    Jika Client sudah anda beri IP secara static, selanjutnya silahkan anda bukalah terminal pada PC Client anda lalu coba ping untuk mengetes apakah kedua Client dari Router yang berbeda dapat saling berkomunikasi.

Client Router A

Kita ping gateway dan IP Client Router B nya.


Client Router B

Sama seperti diatas, kita ping terlebih dahulu gateway, kemudian ping IP Client Router A.









G. Kesimpulan

    Nah, sekarang kita bisa menghubungkan dua segmen yang berbeda dengan mode nirkabel sehingga Client bisa saling berkomunikasi, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

H. Refrensi

- https://mikrotikindo.blogspot.co.id/2013/05/contoh-seting-routing-statik-pada.html

Friday, 2 December 2016



A. Pengertian

    Routing Static adalah cara untuk menambahkan jalur routing tertentu secara manual.MikroTik secara default akan membuat jalur routing otomatis (dynamic route) ketika kita menambahkan IP Address pada interface.Routing Static itu sendiri digunakan untuk menghubungkan perangkat network yang memiliki IP segmen (subnet) yang berbeda tersebut memerlukan sebuah perangkat yang mampu melakukan proses static routing.

B. Latar Belakang

   Meskipun routing dynamic lebih banyak digunakan dibandingkan dengan routing static, tetapi sebelum kita menuju ke bagaimana cara konfigurasi routing dynamic lebih baik kita mengerti terlebih dahulu tentang dasar cara konfiurasi routing static.

C. Maksud dan Tujuan

   Agar saya dapat menghubungkan perangkat jaringan yang berbeda dengan media kabel menggunakan sistim routing static.

D. Alat dan Bahan

- Topologi Perencanaan
- 2 buah MikroTik RouterBOARD
- Kabel UTP
- Laptop untuk setting Winbox

E. Jangka Waktu

Sekitar satu jam.

F. Tahap Pelaksanaan



1. Nah, kali ini saya akan melakukan konfigurasi Routing Static pada MikroTik untuk lebih jelasnya seperti topologi di atas.

2. Untuk mengkonfigurasikanya, pertama masuklah ke MikroTik anda melalui winbox, pertama masuklah ke Router A terlebih dahulu.Jika suda klik menu Interface kemudian berilah nama untuk masing masing ether yang terarah ke client maupun ke Router B.


Lakukanlah juga di MikroTik yang ke dua/Router B.


3. Kemudian berilah IP ke masing masing ether dengan cara mesuklah ke menu IP, lalu pilih Addresses, jika sudah masukanlah IP Address nya, misal saya masukan sesuai dengan topologi yang telah saya buat di atas.

Untuk Router A

ip address add address=192.168.1.1/24 interface=ether1
ip address add address=192.168.2.1/24 inteface=ether2


Untuk Router B

ip address add address=192.168.2.2/24 interface=ether1
ip address add address=192.168.3.1/24 interface=ether2


4. Agar PC Client yang tersambung ke Router A dan Router B bisa saling terhubung, maka perlu ditambahkan Routing Static pada masing masing router.Nah, untuk mengkonfigurasikanya, pilihlah menu IP, kemudian pilih lagi menu Routers.

Untuk Router A

ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.2
ip route add dst-address=192.168.3.1/24 gateway=192.168.2.2





Untuk Router B

ip route add dst-address=192.168.1.1 gateway=192.168.2.1
ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.1 




Pastikan pada Router A dan Router B tidak ada yang unreachhable saat membuat Route List nya.

5. Sekarang cobalah buka terminal PC Client yang terhubung masing masing ke Router A maupun Router B.

    Karena kita membuat IP Static maka aturlah/berilah PC Client masing masing IP sendiri sesuai dengan topologi yang sudah dibuat, misal Client yang terhubung ke Router A saya beri IP 192.168.1.2 dan Client yang terhubung ke Router B saya beri IP 192.168.3.2.

Client yang terhubung ke Router B

Pertama ping gateway Client yang terhubung ke Router A.


Lalu ping IP Client yang terhubung ke Router A.


     Nah berarti routing static telah berhasil, PC Client pada Router B sudah bisa berkomunikasi ke Client Router A, untuk memastikan lagi sekarang bukalah terminal pada Client Router A kemudian coba ping Client pada Router B.

Ping gateway nya.






Kemudian ping IP Client Router B nya.





     Masing-masing client sudah bisa saling berkomunikasi berarti routing static pada MikroTik yang kita konfigurasi telah berhasil, sebenarnya routing static yang saya buat adalah routing static yang sangat sederhana, routing static ini bisa anda kembangkan kembali misal dengan 3 MikroTik atau pun dengan mode nirkabel (wireless).

G. Kesimpulan

    Kita sudah berhasil menghubungkan perangkat network di bawah router tersebut dengan cara membuat routing static sehingga setiap perangkat yang berada di bawah router yang memiliki ip segment (subnet) yang berbeda dapat saling berkomunikas.Semoga bermanfaat.

H. Refrensi

- https://mikrotikindo.blogspot.co.id/2013/05/contoh-seting-routing-statik-pada.html

Konfigurasi Routing Static pada MikroTik



A. Pengertian

    Routing Static adalah cara untuk menambahkan jalur routing tertentu secara manual.MikroTik secara default akan membuat jalur routing otomatis (dynamic route) ketika kita menambahkan IP Address pada interface.Routing Static itu sendiri digunakan untuk menghubungkan perangkat network yang memiliki IP segmen (subnet) yang berbeda tersebut memerlukan sebuah perangkat yang mampu melakukan proses static routing.

B. Latar Belakang

   Meskipun routing dynamic lebih banyak digunakan dibandingkan dengan routing static, tetapi sebelum kita menuju ke bagaimana cara konfigurasi routing dynamic lebih baik kita mengerti terlebih dahulu tentang dasar cara konfiurasi routing static.

C. Maksud dan Tujuan

   Agar saya dapat menghubungkan perangkat jaringan yang berbeda dengan media kabel menggunakan sistim routing static.

D. Alat dan Bahan

- Topologi Perencanaan
- 2 buah MikroTik RouterBOARD
- Kabel UTP
- Laptop untuk setting Winbox

E. Jangka Waktu

Sekitar satu jam.

F. Tahap Pelaksanaan



1. Nah, kali ini saya akan melakukan konfigurasi Routing Static pada MikroTik untuk lebih jelasnya seperti topologi di atas.

2. Untuk mengkonfigurasikanya, pertama masuklah ke MikroTik anda melalui winbox, pertama masuklah ke Router A terlebih dahulu.Jika suda klik menu Interface kemudian berilah nama untuk masing masing ether yang terarah ke client maupun ke Router B.


Lakukanlah juga di MikroTik yang ke dua/Router B.


3. Kemudian berilah IP ke masing masing ether dengan cara mesuklah ke menu IP, lalu pilih Addresses, jika sudah masukanlah IP Address nya, misal saya masukan sesuai dengan topologi yang telah saya buat di atas.

Untuk Router A

ip address add address=192.168.1.1/24 interface=ether1
ip address add address=192.168.2.1/24 inteface=ether2


Untuk Router B

ip address add address=192.168.2.2/24 interface=ether1
ip address add address=192.168.3.1/24 interface=ether2


4. Agar PC Client yang tersambung ke Router A dan Router B bisa saling terhubung, maka perlu ditambahkan Routing Static pada masing masing router.Nah, untuk mengkonfigurasikanya, pilihlah menu IP, kemudian pilih lagi menu Routers.

Untuk Router A

ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.2
ip route add dst-address=192.168.3.1/24 gateway=192.168.2.2





Untuk Router B

ip route add dst-address=192.168.1.1 gateway=192.168.2.1
ip route add dst-address=0.0.0.0/0 gateway=192.168.2.1 




Pastikan pada Router A dan Router B tidak ada yang unreachhable saat membuat Route List nya.

5. Sekarang cobalah buka terminal PC Client yang terhubung masing masing ke Router A maupun Router B.

    Karena kita membuat IP Static maka aturlah/berilah PC Client masing masing IP sendiri sesuai dengan topologi yang sudah dibuat, misal Client yang terhubung ke Router A saya beri IP 192.168.1.2 dan Client yang terhubung ke Router B saya beri IP 192.168.3.2.

Client yang terhubung ke Router B

Pertama ping gateway Client yang terhubung ke Router A.


Lalu ping IP Client yang terhubung ke Router A.


     Nah berarti routing static telah berhasil, PC Client pada Router B sudah bisa berkomunikasi ke Client Router A, untuk memastikan lagi sekarang bukalah terminal pada Client Router A kemudian coba ping Client pada Router B.

Ping gateway nya.






Kemudian ping IP Client Router B nya.





     Masing-masing client sudah bisa saling berkomunikasi berarti routing static pada MikroTik yang kita konfigurasi telah berhasil, sebenarnya routing static yang saya buat adalah routing static yang sangat sederhana, routing static ini bisa anda kembangkan kembali misal dengan 3 MikroTik atau pun dengan mode nirkabel (wireless).

G. Kesimpulan

    Kita sudah berhasil menghubungkan perangkat network di bawah router tersebut dengan cara membuat routing static sehingga setiap perangkat yang berada di bawah router yang memiliki ip segment (subnet) yang berbeda dapat saling berkomunikas.Semoga bermanfaat.

H. Refrensi

- https://mikrotikindo.blogspot.co.id/2013/05/contoh-seting-routing-statik-pada.html

Thursday, 1 December 2016


A. Pengertian

    Fitur yang digunakan adalah Walled Garden.Dengan menggunakan Walled Garden ini kita bisa mem-bypass proses autentikasi login hotspot untuk bisa mengakses situs tertentu.Nah, Walled Garden adalah salah satu fitur yang terdapat pada Hotspot Gateway di MikroTik untuk memperbolehkan user untuk mengakses situs tertentu tanpa melakukan proses login terlebih dahulu.Dengan fitur Walled Garden ini, kalian dapat memberikan perlakuan istimewa terhadap situs tertentu yang kalian inginkan.

B. Latar Belakang

    Jika kita menggunakan sistem WiFi Hotspot Mikrotik, semua user yang konek ke WiFi Hotspot tidak bisa mengakses apapun kecuali halaman login hotspot itu sendiri. Setelah user login barulah ia bisa bebas mengakses berbagai website.Nah, kali ini saya akan mencoba membuat situs tertentu bisa diakses tanpa melakukan login hotspot mikrotik.

C. Maksud dan Tujuan

   Mengaktifkan fitur Walled Garden pada MikroTik untuk melakukan bypass website agar bisa diakses tanpa login hotspot.

D. Jangka Waktu Pelaksanaan

Sekitar 45 menit-an.

E. Tahap Pelaksanaan

1. Loginlah dahulu ke MikroTik anda melalui winbox.

2. Jika sudah bukalah menu IP, kemudian pilihlah Hotspot, lalu klik tab Walled Garden.


3. Selanjutnya jika anda sudah masuk tab Walled Garden, kemudian pilihlah icon "+" untuk menambah website yang akan anda bypass.

4. Gantilah bagian Dst. Host dengan alamat website yang akan anda bypass, misal saya akan memasukan blog saya sendiri ekysmkn7.blogspot.co.id atau apa saja terserah kalian.

Untuk bagian Action centang yang bagian allow.






Jika sudah klik apply, OK.Maka akan muncul seperti ini.



5. Kita bisa gunakan simbol wild card pada kolom Dst. Host nya. Misal kita gunakan simbol '*' untuk menggantikan .com, .co.id, dll.Selain itu kita juga bisa menambahkan karakter pada Regular Expression (Regex) lainnya pada Walled Garden ini.

6. Kemudian silahkan anda bukalah website tersebut di PC Client yang sudah konek ke hotspot anda, tetapi jangan loginkan ke hotspot anda, maka situs tersebut bisa terbuka tanpa melalui login hotspot terlebih dahulu.


F. Kesimpulan

   Nah, sekarang kita telah berhasil mem-bypass sebuah situs pada sebuah hotspot MikroTik.Untuk lebih jelasnya bisa mampir langsung ke website resmi dari MikroTik itu sendiri http://wiki.mikrotik.com/wiki/Main_Page. Kurang lebihnya saya mohon maaf,semoga bermanfaat.

G. Refrensi

- http://www.linuxku.com/2013/09/Mengaktifkan-Walled-Garden-pada-Hotspot-Gateway-Mikrotik.html
- https://mikrotikindo.blogspot.co.id/2016/06/cara-bypass-web-halaman-login-mikrotik.html

Bypass Website agar Bisa Diakses tanpa Login Hotspot di MikroTik


A. Pengertian

    Fitur yang digunakan adalah Walled Garden.Dengan menggunakan Walled Garden ini kita bisa mem-bypass proses autentikasi login hotspot untuk bisa mengakses situs tertentu.Nah, Walled Garden adalah salah satu fitur yang terdapat pada Hotspot Gateway di MikroTik untuk memperbolehkan user untuk mengakses situs tertentu tanpa melakukan proses login terlebih dahulu.Dengan fitur Walled Garden ini, kalian dapat memberikan perlakuan istimewa terhadap situs tertentu yang kalian inginkan.

B. Latar Belakang

    Jika kita menggunakan sistem WiFi Hotspot Mikrotik, semua user yang konek ke WiFi Hotspot tidak bisa mengakses apapun kecuali halaman login hotspot itu sendiri. Setelah user login barulah ia bisa bebas mengakses berbagai website.Nah, kali ini saya akan mencoba membuat situs tertentu bisa diakses tanpa melakukan login hotspot mikrotik.

C. Maksud dan Tujuan

   Mengaktifkan fitur Walled Garden pada MikroTik untuk melakukan bypass website agar bisa diakses tanpa login hotspot.

D. Jangka Waktu Pelaksanaan

Sekitar 45 menit-an.

E. Tahap Pelaksanaan

1. Loginlah dahulu ke MikroTik anda melalui winbox.

2. Jika sudah bukalah menu IP, kemudian pilihlah Hotspot, lalu klik tab Walled Garden.


3. Selanjutnya jika anda sudah masuk tab Walled Garden, kemudian pilihlah icon "+" untuk menambah website yang akan anda bypass.

4. Gantilah bagian Dst. Host dengan alamat website yang akan anda bypass, misal saya akan memasukan blog saya sendiri ekysmkn7.blogspot.co.id atau apa saja terserah kalian.

Untuk bagian Action centang yang bagian allow.






Jika sudah klik apply, OK.Maka akan muncul seperti ini.



5. Kita bisa gunakan simbol wild card pada kolom Dst. Host nya. Misal kita gunakan simbol '*' untuk menggantikan .com, .co.id, dll.Selain itu kita juga bisa menambahkan karakter pada Regular Expression (Regex) lainnya pada Walled Garden ini.

6. Kemudian silahkan anda bukalah website tersebut di PC Client yang sudah konek ke hotspot anda, tetapi jangan loginkan ke hotspot anda, maka situs tersebut bisa terbuka tanpa melalui login hotspot terlebih dahulu.


F. Kesimpulan

   Nah, sekarang kita telah berhasil mem-bypass sebuah situs pada sebuah hotspot MikroTik.Untuk lebih jelasnya bisa mampir langsung ke website resmi dari MikroTik itu sendiri http://wiki.mikrotik.com/wiki/Main_Page. Kurang lebihnya saya mohon maaf,semoga bermanfaat.

G. Refrensi

- http://www.linuxku.com/2013/09/Mengaktifkan-Walled-Garden-pada-Hotspot-Gateway-Mikrotik.html
- https://mikrotikindo.blogspot.co.id/2016/06/cara-bypass-web-halaman-login-mikrotik.html

Wednesday, 30 November 2016


A. Pengertian

    Protocol Layer 7 adalah metode pencarian pola dalam ICMP/TCP/UDP stream, atau istilah lainya adalah regex pattern.

    Cara kerja Layer 7 yaitu mencocokan 10 paket koneksi pertama atau 2KB koneksi pertama dan mencari pola/pattern data yang sesuai dengan yang tersedia.Jika pola yang ditemukan pada data yang tersedia, matcher tidak memriksa lebih lanjut dan akan dianggap uknown connections.

B. Latar Belakang

    Di karenakan Web proxy di mikrotik hanya bisa memblock situs dengan tipe http maka saya akan mencoba memblock situs dengan tipe https dengan menggunakan salah satu fitur firewall pada MikroTik yaitu layer 7.

C. Maksud dan Tujuan

   Agar saya dapat memblokir webisite/situs bertipe protocol HTTPS melalui Layer 7 di MikroTik.

D. Alat dan Bahan

- MikroTik RouterBOARD
- Koneksi Internet
- PC Client
- PC untuk meremote MikroTik

E. Tahap Pelaksanaan

1. Pertama loginlah ke MikroTik anda melalui winbox.

2. Nah, jika suda login, klik menu IP lalu Firewall kemudian pilihlah tab Layer 7 Protocols.


3. Kemudian klik tanda "+" untuk membuat matcher baru.Nah disini kita akan memblokir sebuah situs HTTPS, misal kali ini saya akan memblokir Twitter.

Masukan nama situs yang akan anda blokir, untuk Regexp format penulisanya misal  ^.+(twitter.com).*$


Jika sudah maka klik apply, OK.

4. Selanjutnya kita setting bagaiamana client yang telah terhubung dapat terdeteksi layer 7 ini sehingga apapun yang akan diakses client di jaringan internet dan sebelum paket tersebut sampai ke client, layer 7 akan bekerja apakah ada paket yang terdaftar di matcher atau tidak, sehingga paket tersebut dapat di tolak ataupun di lanjutkan ke client.Untuk mengkonfigurasikanya adalah sebagai berikut:

    Masuklah ke menu IP lalu Firewall kemudian pilihlah tab Filter Rules, Jika sudah klik icon "+".

    Pada tab General untuk action nya pilih Forward, untuk in interface nya sesuaikan ke ether yang terhubung ke client untuk diaktifkan layer 7 protocolnya.


5. Kemudian pilihlah tab Advanced, lalu isikan Layer 7 Protocol dengan matcher yang dibuat tadi.Misal saya isikan Twitter yang saya telah buat tadi.


6. Lalu pundahlah lagi ke tab Action, ubah Action nya menjadi drop.Jika sudah klik apply, OK.


7. Langkah terakhir cobalah buka situs/website yang anda blokir tersebut di Client yang telah anda atur tadi, bukalah web browser lalu ketikan url nya, misal saya twitter.com


Maka jika berhasil ketika anda akan membuka website/situs yang sudah anda blokir maka browser hanya akan berputar putar loadingnya kemudian gagal.


F. Kesimpulan

   Nah, kita sudah bisa memblokir website atau situs ber protocol HTTPS menggunakan Layer 7 di MikroTIk, semoga bermanfaat bagi anda.

Blokir Situs HTTPS menggunakan Layer 7 di MikroTik


A. Pengertian

    Protocol Layer 7 adalah metode pencarian pola dalam ICMP/TCP/UDP stream, atau istilah lainya adalah regex pattern.

    Cara kerja Layer 7 yaitu mencocokan 10 paket koneksi pertama atau 2KB koneksi pertama dan mencari pola/pattern data yang sesuai dengan yang tersedia.Jika pola yang ditemukan pada data yang tersedia, matcher tidak memriksa lebih lanjut dan akan dianggap uknown connections.

B. Latar Belakang

    Di karenakan Web proxy di mikrotik hanya bisa memblock situs dengan tipe http maka saya akan mencoba memblock situs dengan tipe https dengan menggunakan salah satu fitur firewall pada MikroTik yaitu layer 7.

C. Maksud dan Tujuan

   Agar saya dapat memblokir webisite/situs bertipe protocol HTTPS melalui Layer 7 di MikroTik.

D. Alat dan Bahan

- MikroTik RouterBOARD
- Koneksi Internet
- PC Client
- PC untuk meremote MikroTik

E. Tahap Pelaksanaan

1. Pertama loginlah ke MikroTik anda melalui winbox.

2. Nah, jika suda login, klik menu IP lalu Firewall kemudian pilihlah tab Layer 7 Protocols.


3. Kemudian klik tanda "+" untuk membuat matcher baru.Nah disini kita akan memblokir sebuah situs HTTPS, misal kali ini saya akan memblokir Twitter.

Masukan nama situs yang akan anda blokir, untuk Regexp format penulisanya misal  ^.+(twitter.com).*$


Jika sudah maka klik apply, OK.

4. Selanjutnya kita setting bagaiamana client yang telah terhubung dapat terdeteksi layer 7 ini sehingga apapun yang akan diakses client di jaringan internet dan sebelum paket tersebut sampai ke client, layer 7 akan bekerja apakah ada paket yang terdaftar di matcher atau tidak, sehingga paket tersebut dapat di tolak ataupun di lanjutkan ke client.Untuk mengkonfigurasikanya adalah sebagai berikut:

    Masuklah ke menu IP lalu Firewall kemudian pilihlah tab Filter Rules, Jika sudah klik icon "+".

    Pada tab General untuk action nya pilih Forward, untuk in interface nya sesuaikan ke ether yang terhubung ke client untuk diaktifkan layer 7 protocolnya.


5. Kemudian pilihlah tab Advanced, lalu isikan Layer 7 Protocol dengan matcher yang dibuat tadi.Misal saya isikan Twitter yang saya telah buat tadi.


6. Lalu pundahlah lagi ke tab Action, ubah Action nya menjadi drop.Jika sudah klik apply, OK.


7. Langkah terakhir cobalah buka situs/website yang anda blokir tersebut di Client yang telah anda atur tadi, bukalah web browser lalu ketikan url nya, misal saya twitter.com


Maka jika berhasil ketika anda akan membuka website/situs yang sudah anda blokir maka browser hanya akan berputar putar loadingnya kemudian gagal.


F. Kesimpulan

   Nah, kita sudah bisa memblokir website atau situs ber protocol HTTPS menggunakan Layer 7 di MikroTIk, semoga bermanfaat bagi anda.

Tuesday, 29 November 2016



A. Pengertian

    Switch (pengalih jaringan) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan penjembatan tak tampak antara perangkat yang sejenis (komputer-komputer), maupun perangkat yang berbeda (router-komputer), dengan catatan perangkat tersebut memiliki identitas jaringan yang disebut MAC Address.Cara kerja switch sama seperti bridge (jembatan), tetapi switch memiliki beberapa port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.

B. Latar Belakang

   Memanfaatkan MikroTik untuk menghubungkan atau menjembatani suatu perangkat ke perangkat lainnya.

C. Maksud dan Tujuan

   Setting MikroTik agar dapat berfungsi untuk menjembatani suatu perangkat sama seperti Switch.

D. Alat dan Bahan

- MikroTik RouterBOARD
- Kabel UTP
- Laptop

E. Tahap Pelaksaanaan



1. Nah, dari topologi yang saya buat seperti di atas Eth1 mengarah ke internet, Eth2 berfungsi sebagai Master Port yang digunakan sebagai induk untuk mengaktifkan fitur switch.Sedangkan Eth3 s/d Eth5 adalah fitur switch yang berinduk dari Master Port.

2. Untuk ethernet yang menggunakan fitur switch, misal Eth3 s/d Eth5 tidak perlu memasukan IP address lagi karena IP otomatis akan didapatkan dari Master Port (Eth2).

3. Login lah ke MikroTik anda melalui winbox.


4. Selanjutnya kita akan mulai proses konfigurasinya, pertama berilah nama/tanda untuk masing-masing interface tersebut.


5. Jika sudah anda beri nama semua, selanjutnya klik 2x (dua kali) pada interface yang akan menjadi fitur switch (Eth3 s/d Eth5).

Sesuai topologi yang saya buat, Untuk Master Port saya arahkan ke ether2.


Klik apply lalu OK jika sudah, konfigurasikan juga ether selanjutnya.







6. Nah, setelah semua ethernet yang akan dibuat switch sudah diarahkan ke Master Port, selanjutnya tancapkanlah PC Client di ether switchnya.

Pada komputer client yang tersambung pada MikroTik switch cobalah anda lihat berapa IP yang didapatkan.Buka terminal lalu ketikan ifconfig


7. Coba ping dari komputer client ke Master Port (Eth2).


F. Kesimpulan    

     Jika switch anda tersambung pada Internet cobalah juga untuk pi Google dan pastikan komputer client mendapatkan akses Internet.Apabila anda telah mencoba tes ping dan berhasil maka mikrotik routerboard anda telah berhasil menjadi switch.

G. Refresi

- https://id.wikipedia.org/wiki/Pengalih_jaringan
- https://dedyrn.blogspot.co.id/2016/11/setting-mikrotik-routerboard-menjadi.html

Setting MikroTik RouterBOARD sebagai Switch



A. Pengertian

    Switch (pengalih jaringan) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan penjembatan tak tampak antara perangkat yang sejenis (komputer-komputer), maupun perangkat yang berbeda (router-komputer), dengan catatan perangkat tersebut memiliki identitas jaringan yang disebut MAC Address.Cara kerja switch sama seperti bridge (jembatan), tetapi switch memiliki beberapa port sehingga sering dinamakan multi-port bridge.

B. Latar Belakang

   Memanfaatkan MikroTik untuk menghubungkan atau menjembatani suatu perangkat ke perangkat lainnya.

C. Maksud dan Tujuan

   Setting MikroTik agar dapat berfungsi untuk menjembatani suatu perangkat sama seperti Switch.

D. Alat dan Bahan

- MikroTik RouterBOARD
- Kabel UTP
- Laptop

E. Tahap Pelaksaanaan



1. Nah, dari topologi yang saya buat seperti di atas Eth1 mengarah ke internet, Eth2 berfungsi sebagai Master Port yang digunakan sebagai induk untuk mengaktifkan fitur switch.Sedangkan Eth3 s/d Eth5 adalah fitur switch yang berinduk dari Master Port.

2. Untuk ethernet yang menggunakan fitur switch, misal Eth3 s/d Eth5 tidak perlu memasukan IP address lagi karena IP otomatis akan didapatkan dari Master Port (Eth2).

3. Login lah ke MikroTik anda melalui winbox.


4. Selanjutnya kita akan mulai proses konfigurasinya, pertama berilah nama/tanda untuk masing-masing interface tersebut.


5. Jika sudah anda beri nama semua, selanjutnya klik 2x (dua kali) pada interface yang akan menjadi fitur switch (Eth3 s/d Eth5).

Sesuai topologi yang saya buat, Untuk Master Port saya arahkan ke ether2.


Klik apply lalu OK jika sudah, konfigurasikan juga ether selanjutnya.







6. Nah, setelah semua ethernet yang akan dibuat switch sudah diarahkan ke Master Port, selanjutnya tancapkanlah PC Client di ether switchnya.

Pada komputer client yang tersambung pada MikroTik switch cobalah anda lihat berapa IP yang didapatkan.Buka terminal lalu ketikan ifconfig


7. Coba ping dari komputer client ke Master Port (Eth2).


F. Kesimpulan    

     Jika switch anda tersambung pada Internet cobalah juga untuk pi Google dan pastikan komputer client mendapatkan akses Internet.Apabila anda telah mencoba tes ping dan berhasil maka mikrotik routerboard anda telah berhasil menjadi switch.

G. Refresi

- https://id.wikipedia.org/wiki/Pengalih_jaringan
- https://dedyrn.blogspot.co.id/2016/11/setting-mikrotik-routerboard-menjadi.html